Search this site
Embedded Files
Media Pembelajaran
  • Home
  • Profil
  • Materi
    • I
    • II
    • III
    • IV
  • Vidio
  • Simulasi
  • Evaluasi
    • SELESAI
Media Pembelajaran
  • Home
  • Profil
  • Materi
    • I
    • II
    • III
    • IV
  • Vidio
  • Simulasi
  • Evaluasi
    • SELESAI
  • More
    • Home
    • Profil
    • Materi
      • I
      • II
      • III
      • IV
    • Vidio
    • Simulasi
    • Evaluasi
      • SELESAI

Simulasi

Soal Simulasi PhET

“Balloons and Static Electricity”

A. Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami bagaimana perpindahan muatan terjadi akibat gesekan atau interaksi listrik statis.

  2. Menghubungkan konsep muatan listrik dengan perilaku ion dalam larutan elektrolit.

  3. Menjelaskan mengapa elektrolit dapat menghantarkan arus dan non-elektrolit tidak.

  4. Menginterpretasi interaksi muatan + dan – sebagai analogi ionisasi dalam larutan.


B. Petunjuk Penggunaan Simulasi

  1. Buka PhET → pilih “Balloons and Static Electricity.”

  2. Gosok balon pada sweater untuk memindahkan elektron.

  3. Amati:

    • Arah perpindahan elektron (muatan –).

    • Tarikan/ tolakan antara balon-milik-kutub berbeda atau sama.

  4. Hubungkan fenomena dengan konsep perpindahan muatan pada larutan.


C. Soal Simulasi

1. Konsep Muatan Dasar

  1. Setelah balon digosok pada sweater, apa yang terjadi pada muatan balon dan muatan sweater?

  2. Jelaskan fenomena tersebut menggunakan konsep perpindahan elektron.


2. Analogi Ion dalam Larutan

Simulasi hanya menunjukkan muatan statis, tetapi bisa digunakan sebagai analogi:

  1. Pada larutan NaCl, apa yang terjadi pada ion ketika dilarutkan dalam air?
    Gunakan analogi perpindahan elektron pada simulasi untuk membantu penjelasan.

  2. Hubungkan gaya tarik balon–dinding dengan tarikan ion positif–negatif dalam larutan elektrolit.


3. Elektrolit vs Non-Elektrolit

  1. Berdasarkan simulasi, jelaskan mengapa muatan sangat penting dalam proses hantaran listrik.

  2. Gunakan fenomena balon yang tertarik pada dinding untuk menjelaskan mengapa gula (non-elektrolit) tidak dapat menghantarkan listrik.


4. Perpindahan Muatan dan Konduktivitas

  1. Jika arus listrik membutuhkan perpindahan muatan bebas, bagaimana analogi perpindahan elektron pada simulasi dapat menjelaskan proses konduksi listrik oleh ion dalam larutan?

  2. Mengapa pada larutan elektrolit kuat, arus lebih besar dibanding larutan elektrolit lemah?
    Gunakan konsep “jumlah muatan yang berpindah” pada simulasi sebagai analogi.


Back

Next

Created by Siti Rahmah Normahya@ 2025 
Google Sites
Report abuse
Page details
Page updated
Google Sites
Report abuse